Sabtu, 19 Desember 2009

MONITOR

BAB I
PENDAHULUAN

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Komputer terdiri atas 2 bagian besar yaitu perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
a. Perangkat keras
• Prosesor atau CPU sebagai unit yang mengolah data
• Memori RAM, tempat menyimpan data sementara
• Hard drive, media penyimpanan semi permanen
• Perangkat masukan, media yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh CPU, seperti mouse, keyboard, dan tablet
• Perangkat keluaran, media yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran pemrosesan CPU, seperti monitor dan printer

b. Perangkat lunak

• Sistem operasi
Program dasar pada komputer yang menghubungkan pengguna dengan hardware komputer. Sistem operasi yang biasa digunakan adalah Linux, Windows, dan Mac OS. Tugas sistem operasi termasuk (namun tidak hanya) mengatur eksekusi program di atasnya, koordinasi input, output, pemrosesan, memori, serta instalasi software.

• Program komputer
Merupakan aplikasi tambahan yang dipasang sesuai dengan sistem operasinya
Dalam pembahasan kali ini, kami akan membahas lebih dalam mengenai monitor. Monitor atau sering kita sebut Layar tampilan Komputer. Istilah monitor biasanya digambarkan pada sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Selain itu pula istilah monitor terkadang digambarkan untuk menilai kemampuan grafis. Monitor atau yang juga disebut sebagai “computer display” merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai.

BAB II
PEMBAHASAN

II. I Sejarah Monitor

Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adlaah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil.
Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720x350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640x350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows. Semua jenis monitor ini menggunakan digital video - TTL signals dengan discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki.
Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah Personal Computer menjadi nyata. VGA dan generasi-generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan continuous range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi.
Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.

II. II Klasifikasi Tampilan pada Monitor

Ada banyak cara untuk menggolongkan monitor. Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah dengan melihat kemampuan dari warna yang dihasilkan monitor tersebut. Minitor dapat di bagi menjadi 3 kelas, diantaranya :
• Monochrome
Monitor Monokrom biasanya menampilkan dua warna, warna background dan satu lagi adalah warna foreground. Warna tersebut adalah warna hitam dan putih, hijau dan hitam dan Kuning dan hitam.
• Gray-scale
Gray Scale monitor adalah jenis special dari monitor monochrome yang dapat menampilkan bayangan ungu yang berbeda.
• Color
Monitor Color adalah monitor berwarna yang memiliki 16 hingga 1 juta warna yang berbeda. Monitor berwarna ini terkadang disebut monitor RGB karena monitor tersebut dapat menerima 3 sinyal yang berbeda, Merah (Red), Hijau (Green) dan Biru(Blue).
Setelah mengetahui penjelasan diatas, aspek paling penting dari sebuah monitor adalah ukuran atau sering kita kenal dengan istilah screen atau ukuran layar. Seperti sebuah televisi, ukuran layar adalah perbandingkan lebar dalam satuan inci. Jarak antara satu sudut dengan sudut berlawanan lainnya. Pada umumnya ukuran minimal dari sebuah layar monitor adalah 14 inci, Sedangkan untuk monitor yang berkukuran 16 inci atau bahkan lebih sering disebut dengan monitor yang berlayar penuh. Selain itu berdasarkan ukuran, monitor pula dapat berbentuk portrait atau ukuran tinggi lebih besar dibandingkan dengan ukuran lebar atau dalam bentuk landscape ukuran lebar lebih besar dibandingkan ukuran tinggi. Monitor landscape dapat menampilkan dua halaman penuh yang saling berdampingan satu sama lain.
Resolusi dari monitor mengidentifikasikan seberapa padat pixel yang ada, Pada umumnya, semakin banyak pixel (sering di ungkapkan dengan titik per inci), semakin tajam hasil gambar yang dapat ditampilkan. Banyak monitor saat ini sudah dapat menampilkan 1024 hingga 764 pixels, untuk penggunaan kartu grafis standar. Beberapa model monitor high end sudah dapat menampilkan 1289 hingga 1024, atau bahkan 1600 hingga 1200 pixel. Selain itu ada beberapa cara umum lainnya yang dapat dilakukan untuk menggolongkan monitor, yaitu dengan berdasarkan istilah pada tipe sinyal yang diterima oleh monitor tersebut, apakah itu analog ataukah digital. Kebanyakan monitor saat ini menerima sinyal analog, yang mensyaratkan penggunaan VGA, SVGA, 8514/A dan beberapa resolusi pewarnaan standar lainnya. Sedikit monitor yang memiliki frekwensi yang tetap, yang berarti bahwa monitor tersebut hanya menerima inputan hanya pada satu frekwensi. Kebanyakan monitor adalah “Multiscanning” yang berarti bahwa monitor tersebut secara otomatis menyesuaikan pada frekwensi sinyal yang mereka terima. Dan hal itu menandakan bahwa monitor tersebut dapat menampilkan gambar dengan resolusi yang berbeda, tergantung dari data yang mereka terima dari video adapters.
Bebebrapa faktor yang mempengaruhi kualitas dari sebuah monitor adalah sbb :
• Bandwidth
Jarak frekwensi sinyal yang dapat di atasi oleh monitor. Hal ini di tentukan dari seberapa banyak data yang dapat di proses, dan selain itu sebebrapa cepat monitor tersebut dapat memproses resolusi yang tinggi.
• Refresh rate
Seberapa kali persatuan detik layar dapat di “refresh”. Untuk menghindari adanya kejapan, maka proses refresh setidaknya harus 72 Hz.
• Interlaced or noninterlaced
Interlacing adalah teknik yang dapat dilakukan oleh monitor untuk memiliki resolusi yang lebih, tetapi hal itu dapat mengurangi kecepatan reaksi pada monitor.
• Dot pitch
Jumlah ruang antara pixel. Semakin kecil dot pitch, maka akan semakin tajam warna yang dihasilkan.
• Convergence: Kejernihan dan ketajaman akan setiap pixel.


III. III Jenis-jenis Monitor
Dengan perkembangannya yang sangat pesat, saat ini terdapat tiga jenis teknologi monitor. Ketiga golongan teknologi tersebut adalah CRT (Cathode Ray Tube), Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas.
a. Cathode Ray Tube
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap.
Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.
b. Liquid Crystal Display
Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.
Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 :
Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang. Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer) tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.
Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:
• Polaroid belakang
• Elektroda belakang
• Plat kaca belakang
• Kristal Cair
• Plat kaca depan
• Elektroda depan
• Polaroid depan
Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi.
Dari sisi harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tatapi akhir-akhir ini kelemahan tersbut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.
c. Plasma Gas
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.

BAB III
PENUTUP

Monitor computer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.
Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).
Peralatan Output atau peralatan keluaran yaitu peralatan yang berfungsi untuk menampilkan data, instruksi dan informasi dalam bentuk teks dan grafik atau gambar. Monitor merupakan peralatan keluaran yang berfungsi untuk menampilkan data, instruksi dan informasi dalam bentuk teks dan grafik atau gambar di layar monitor.

PERKEMBANGAN ORGANISASI

PENDAHULUAN

Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip, sehingga dapat saya simpulkan bahwa organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.
Dan pada prinsipnya setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :
• orang-orang (sekumpulan orang),
• kerjasama, dan
• tujuan yang ingin dicapai.
Dalam abad duapuluh satu ini setiap organisasi akan dan harus menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan menantang, baik persaingan aktual maupun potensial, yang aktual harus dihadapi dan yang potensial perlu diantisipasi. Oleh sebab itu, sangat diperlukan adanya suatu pengembangan organisasi.
Pengembangan Organisasi (PO) merupakan strategi untuk merubah nilai-nilai daripada manusia dan juga struktur organisasi sehingga organisasi itu adaptif dengan lingkungannya. Suatu penyempurnaan yang terencana dalam fungsi menyeluruh (nilai dan struktur) suatu organisasi.
Mengapa Pengembangan Organisasi (PO) Perlu Dilakukan? Dalam kenyataannya organisasi seringkali terjadi stagnan yang disebabkan keengganan manusia untuk mengikuti perubahan, dimana perubahan dianggap bisa menyebabkan dis equilibrium. Hal ini mengakibatkan patologi dalam organisasi sehingga perlu dilakukan evaluasi, adaptasi, kaderisasi dan inovasi.

PEMBAHASAN

Perkembangan Pandangan Baru Tentang Organisasi
Para Pakar berpendapat bahwa dalam era dewasa ini pandangan yang berbasis SDM nampaknya lebih penting, mengingat persaingan yang terjadi justru ditentukan oleh bagaimana sumberdaya manusia tersebut berperan dan berkreasi bagi kemajuan organisasi, dan dalam konteks ini pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kemampuannya.
Sumberdaya manusia / Human Capital merupakan sumberdaya strategis, bertambah secara inkremental bukan alokatif, karena merupakan sumberdaya yang berbasis pengetahuan (knowledge based resources) yakni sumberdaya yang mencakup keterampilan, kemampuan, kapasitas serta kapabilitas pembelajaran. Kapasitas dan kapabilitas tersebut pada gilirannya akan dapat memupuk sumberdaya sosial yang juga amat diperlukan dalam bentuk jaringan kerja baik internal maupun dengan pihak eksternal organisasi, ini berarti networking juga menjadi hal yang penting dalam memenangkan persaingan.
Pengembangan Sumberdaya manusia merupakan prasyarat bagi pengembangan organisasi, artinya tanpa hal itu orang bisa punya alasan untuk meyakini kecilnya kemungkinan organisasi untuk tetap hidup dan bertahan dalam era kompetisi.

Arti Perkembangan Organisasi

1. Pengertian Pengembangan Organisasi
Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.
2. Faktor-faktor penyebab dilakukannya pengembangan organisasi.
a. Kekuatan eksternal
• kompetisi yang semakin tajam antar organisasi,
• perkembangan IPTEK, dan
• perubahan lingkungan baik lingkungan fisik maupun sosial yang membuat organisasi berfikir bagaimana mendapatkan sumber diluar organisasi untuk masa depan organisasi.
b. Kekuatan internal
• struktur,
• sistem dan prosedur,
• perlengkapan dan fasilitas,
• proses dan sasaran,
bila tidak cocok akan membuat organisasi melakukan perbaikan. Perubahan organisasi dilakukan untuk mencocokkan dengan kebutuhan yang ada.
3. Alasan akan pentingnya pengembangan Organisasi.
• Perubahan adalah pertanda kehidupan,
• perubahan memberikan harapan,
• pengembangan merupakan tanggapan atas perubahan, dan
• pengembangan merupakan usaha untuk menyesuaikan dengan hal baru (perubahan).
4. Metode Pengembangan Organisasi.
a. Metode Pengembangan Perilaku
• jaringan Manajerial (managerial Grid),
• latihan kepekaan,
• pembentukan Tim, dan
• umpan Balik Survei.
b. Metode Pengembangan Ketrampilan dan sikap
• on the job training,
• job instruction training,
• of the job training, dan
• vestibule training.
5. Langkah-Langkah Pengembangan Organisasi.
• Penilaian keadaan,
• Pemecahan masalah,
• Implementasi, dan
• evaluasi.

Sejarah Perkembangan Organisasi

Sejarah pengembangan organisasi ditunjukkan oleh lima latar belakang yaitu :
• pelatihan laboratorium,
• umpan balik survei,
• riset tindakan, dan
• produktivitas dan kualitas kehidupan kerja,
• serta perubahan strategik.
Pertumbuhan yang berkelanjutan di dalam sejumlah deversitas pendekatan PO, praktisi, dan keterlibatan organisasi membuktikan sehatnya suatu disiplin dan menawarkan suatu prospek yang menguntungkan di waktu mendatang.

Karakteristik Pengembangan Organisasi

• Keputusan penuh dengan pertimbangan.
• Diterapkan pada semua sub sistem manusia baik individu, kelompok dan organisasi.
• Menerima intervensi baik dari luar maupun dalam organisasi yang mempunyai kedudukan di luar mekanisme organisasi.
• Kolaborasi.
• Teori sebagai alat analisis.

Organisasi Masa Depan

1. Organisasi masa depan harus lebih memperhatikan lingkungan luar yang selalu berubah sehingga dapat lebih tanggap dengan demikian tetap hidup, stabil dan bahkan berkembang.
2. Berbagai ciri keefektifan organisasi perlu dihayati agar dapat dijadikan pegangan mengembangkan organisasi.
3. Kecenderungan adanya heterogenitas, penting dan perlunya informasi dan berkurangnya kesetiakawanan sosial memaksa kita untuk selalu berusaha memilih personalia yang terbaik, membuat sistem informasi yang baik dan mengusahakan kedisiplinan dan kesetiaan yang tinggi.

DATABASE

Pendahuluan

Pada Konsep Sistem Informasi, kita akan mempelajari tentang Basis Data yang sering dikenal dangan “database”. Dalam bahasan kali ini, kita akan mengumpas tuntas tentang database. Mengubah data menjadi informasi merupakan suatu aplikasi pada panggunaan dari database.
Data dan informasi merupakan satu kesatuan. Data diperlukan dalam segala hal, baik berupa pengukuran, pencatatan, pengumpulan informasi, maupun pengambilan keputusan semuanya memerlukan data. Dengan kata lain data sangat dibutuhkan karena informasi yang ada akan memberikan arti yang sangat penting baik untuk saat ini maupun untuk akan datang.

Pengertian Database

Arti istilah database berkaitan erat dengan pengertian Basis Data. Representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas.
Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Dalam maksud yang sama, bisa juga diartikan sebagai sekumpulan informasi yang disusun sedemikian rupa untuk dapat diakses oleh sebuah software tertentu. Database tersusun atas bagian yang disebut field dan record yang tersimpan dalam sebuah file. Sebuah field merupakan kesatuan terkecil dari informasi dalam sebuah database. Sekumpulan field yang saling berkaitan akan membentuk record.
Database merupakan sekumpulan data yang terintegrasi, yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi.

Istilah dalam Database

• Database : Sekumpulan data yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.
• Data : fakta-fakta yang dapat disimpan dan mempunyai arti tertentu.
• Tabel : Tempat untuk menyimpan data, tabel terdiri dari field dan record.
• Field : disebut juga dengan kolom, yaitu bagian tabel tempat menyimpan sebuah item data.
• Record : disebut juga dengan baris, yaitu satu bagian informasi yang disimpan dalam tabel, misal data seorang mahasiswa akan disimpan dalam satu record yang terdiri dari beberapa kolom/field.

Database System

Database Management System dalam database juga sering dikenal dengan DBMS. DBMS adalah sebuah program yang memiliki fasilitas penyimpanan dan pemanggilan struktur informasi pada sistem computer, perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan ke database.
Sistem Basis Data : DBMS + Basis Data

Komponen Database System

1. Data
Disimpan secara terpadu (intergrated) dan dapat dipakai dapat dipakai secara bersama (shared).
2. Perangkat Keras
Terdiri dari unit penyimpanan sekunder.
3. Perangkat Lunak
Menghubungkan antara pemakai dan data di dalam sistem basis data.
4. Pemakai
a. System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Database System, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sitem tersebut kepada pihak penjual.
b. Administrator Database
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untk mengontrol database system secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan database system, merencanakannya dan mengaturnya.
c. Programmer
Membuat program aplikasi yang diperlukan oleh pemakai akhir dengan nebggunakan data yang terdapat dalam database system.
d. Journaling Routines
Yang dipakai untuk mencatat semua operasi pemakaian database, termasuk indetifikaso pemakai serta isi receord sebelum dan sesudah operso tersebut.
e. Recavery Routines
Yang dipakai untuk mengembalikan isi database ke saat sebelum terjadinya ke rusakakan hardware dan software.
f. Statistical Analysis Routines
Yang dipakai untuk membantu memonitor keandalan sistem.

Jeruk Nipis Serbaguna

JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)
Tanaman ini termasuk familia Rutaceae. Tumbuh di daerah yang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Pengembangbiakannya dapat dilakukan melalui hasil semaian biji atau bibit cangkokan.
Tanaman ini mengandung limonen, linalin asetat, geranil astat, asam sitrat, vitamin C, kalsium, fosfor, vitamin B1, zat besi, fellandren, sitral. Nama lain dari jeruk nipis adalah jeruk asam (Jawa); limau asam (Sunda); jeruk dhurga (Madura); lime (Inggris); lima (Spanyol); limah (Arab).
Kegunaan dari jeruk nipis diantaranya :
• Batuk.
1 jeruk nipis dicuci, campur dengan 1,5 sendok kecap dan garam, aduk rata, saring. Minum 1-3 kali sehari. Atau 1 jeruk nipis dicuci, peras. Beri air hangat, sepotong gula batu, aduk rata, saring. Minum 1 kali sehari sampai sembuh.
• Sembelit.
1 jeruk nipis dicuci, peras. Lumatkan 3 siung bawang merah yang sudah dikupas dan dicuci, beri 1 sendok minyak kayu putih, asam kawak sebesar telur puyuh, sedikit air masak. Campur dengan air jeruk. Oleskan ke seluruh tubuh, terutama di sekitar perut.
• Ambeien.
Akar pohon jeruk nipis dicuci, rebus dengan 1 liter air selama 1/2 jam, saring, minum airnya.
• Haid tidak teratur.
3 sendok makan air jeruk nipis, madu, 2 gelas air panas, aduk rata. Untuk diminum 3 kali sehari.
• Difteri.,
2 jeruk nipis dicuci, peras, airnya diseduh dengan segelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dipakai untuk kumur selama 3 menit, lalu telan. Minum 3 kali sehari, 2 sendok makan.
• Jerawat.
1 jeruk nipis dicuci, iris. Gosokkan pada kulit wajah.
• Kepala pusing/vertigo.
1/2 genggam daun jeruk nipis dicuci, lumatkan. Beri 1 sendok makan air jeruk nipis. Gosokkan ke tengkuk, dahi dan pelipis. Lakukan 1-2 kali sehari.
• Suara serak.
2 jeruk nipis dicuci, peras. Beri kapur sirih, garam dapur, 1 senodk makan madu murni dan 3/4 gelas air mendidih, aduk rata. Minum sekaligus menjelang tidur malam. Lakukan seminggu sekali.
• Bau badan.
Irisan jeruk nipis diolesi kapur sirih, ulaskan ke ketiak setelah mandi, biarkan beberapa saat, lalu bilas. Lakukan pagi dan sore.
Beberapa helai daun muda jeruk nipis ditumbuk sampai halus, dicuci, lumatkan. Pulung kecil-kecil seperti pil. Makan 3 kali sehari sesudah makan.
• Menambah nafsu makan.
Sesendok makan air jeruk nipis diberi gula secukupnya. Minum 2 kali sehari sesudah makan.
• Mencegah rambut rontok.
2 jeruk nipis dicuci, iris menjadi 3 atau 4. Oleskan airnya pada kulit kepala hingga merata, bungkus kepala dengan handuk semalaman. Keramas keesokan harinya. Lakukan 3 kali seminggu.
• Sakit kepala/pusing tiba-tiba.
Peras air jeruk nipis ke segelas teh kental, beri garam. Minum sekaligus.
• Ketombe.
Oleskan air perasan 1-2 jeruk nipis ke seluruh kulit kepala. Biarkan 20-30 menit, lalu keramas. Setelah 3 kali melakukan (setiap kali akan cuci rambut), biasanya ketombe hilang.
• Flu.
Satu jeruk nipis dicuci, dipanggang sebentar. Kalau sudah agak dingin dibelah dan langsung diperas ke dalam mulut.
• Demam.
jeruk nipis dicuci, peras, 3 siung bawang merah dikupas, cuci, lumatkan, tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa. Oleskan pada kening penderita.
Air perasan 1 jeruk nipis, 2 sendok makan madu, minum sekaligus.
• Menghentikan kebiasaan merokok.
Iris jeruk nipis, hisap, minum air putih. Lakukan beberapa kali sehari.
• Amandel.
Kulit 3 jeruk nipis dicuci, potong-potong, rebus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal 3/4, saring. Kumur- kumur dengan airnya dan diminum. Lakukan 3-4 kali sehari, masing-masing 3 sendok makan.
• Anyang-anyangan.
2 jeruk nipis dicuci, peras, beri gula pasir secukupnya dan segelas air panas, aduk, minum sekaligus. Biasanya cukup dilakukan sekali.
• Mimisan.
1 jeruk nipis besar yang sudah tua dicuci, belah, peras, saring airnya untuk menetesi hidung. Lakukan 1-2 kali sehari.

Gunung Kidul Juga Ada Pantainya

Gunungkidul mempunyai garis pantai terpanjang di Yogyakarta dan hampir semuanya berpasir putih. Sebut saja Pantai Kukup yang mirip Tanah Lot, Krakal, Wedi Ombo atau pantai Siung yang sering digunakan untuk latihan dan lomba para Rock Climbers. Semuanya berpasir putih dan relatif masih sepi.
Selain pasir putihnya, ikan yang dihasilkan nelayan juga melimpah. Baron dan Pelabuhan Sadeng adalah yang paling ramai. Atau jika anda penyuka olahraga Rock Fishing, pantai Baron dan Krakal bisa anda coba.
Gunungkidul dapat dicapai dari Nol Kelometer lurus ke arah timur melewati Kebun Binatang Gembiraloka. Setelah sampai di Perempatan Gedongkuning belok kanan, lampu merah belok kiri setelah itu lurus saja. Rambu petunjuk jalan akan memandu anda sampai tujuan.

PASKIBRAKA

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa.
Tetapi, karena gagasan itu tidak mungkin terlaksana, maka Mutahar hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebertulan sedang berada di Yogyakarta. Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.
Ketika Ibukota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta.
Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Suharto, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:
• Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
• Kelompok 8 / pembawa (inti),
• Kelompok 45 / pengawal.
Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, Mutahar hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, marinir, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.
Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.
Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja.
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pasukan Pengerek Bendera Pusaka". Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.

Peluang Usaha dan Bisnis Lapangan Futsal

Belakangan ini hobi bermain futsal nampaknya semakin diminati dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, dari kota besar hingga daerah. Bagi anda yang memiliki tanah yang cukup luas, dilokasi yang cukup berdekatan dengan perkantoran dan belum dimanfaatkan maka mungkin peluang usaha dan bisnis lapangan futsal ini dapat menjadi suatu alternatif bisnis untuk anda.
Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan bila anda berminta untuk membuat sebuah lapangan futsal:
1. Tentukan Luas lokasi yang ingin dijadikan usaha membuat lapangan futsal sesuaikan dengan jumlah lapangan yang ingin dibuat. Berikut referensi ukuran satu lapangan futsal:
Ukuran Umum: Panjang: 25 m – 45 m, Lebar: 15 m – 25 m
Ukuran Internasional: Panjang: 38 m – 42 m, Lebar: 18 m – 22 m
2. Tentukan anggaran yang diperlukan dalam membuat lapangan futsal. Berikut contoh anggaran dalam membuat lapangan futsal ukuran 25 meter x 15 meter (awal tahun 2008):
• Lapangan :
Rumput Sintetis = Rp. 150.000.000
Vyneels = Rp. 170.000.000
Bola Futsal : 2 pcs @ Rp. 150.000 = Rp. 300.000
Rompi : 24 pcs @ Rp. 20.000 = Rp. 480.000
Lighting : 12 pcs @ Rp. 900.000 = Rp. 10.800.000
Tiang Untuk Lighting : 6 pcs @ Rp. 450.000 = Rp. 2.700.000
Total pembuatan lap. rumput sintetis = Rp 164.280.000
Total pembuatan lap. vyneels = Rp. 184.280.000

PERAN GURU

WF Connell (1972) membedakan tujuh peran seorang guru yaitu
1. pendidik (nurturer)
2. model
3. pengajar dan pembimbing
4. pelajar (learner)
5. komunikator terhadap masyarakat setempat
6. pekerja administrasi, serta
7. kesetiaan terhadap lembaga.

Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan (supporter), tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani, bebas dari orang tua, dan orang dewasa yang lain, moralitas tanggungjawab kemasyarakatan, pengetahuan dan keterampilan dasar, persiapan.untuk perkawinan dan hidup berkeluarga, pemilihan jabatan, dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas anak-anak agar tingkat laku anak tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada.
Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak. Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Oleh karena itu tingkah laku pendidik baik guru, orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa dan negara. Karena nilai nilai dasar negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka tingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai Pancasila.
Peranan guru sebagai pengajar dan pembimbing dalam pengalaman belajar. Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggurfg jawab sosial tingkah laku sosial anak. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.

Peran guru sebagai pelajar (leamer). Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.
Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan. Seorang guru diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.
Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya.
Guru sebagai administrator. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Tips Berbisnis Voucher Isi Ulang Pulsa

  1. Jika bertransaksi pulsa elektronik, perhatikan betul nomor tujuan yang akan dikirim. Sebab kesalahan pengiriman pulsa ke nomor lain tidak bisa ditarik kembali, artinya akan mengalami kerugian. Untuk itu, biarkan calon pembeli menulis di secarik kertas sebagai bukti otentik nomor tersebut sudah disetujui. Jangan biarkan hanya menyebutkan nomor tujuan dengan lisan saja.
  2. Ketika ada masalah pada transaksi pulsa elektronik, misalnya terjadi keterlambatan, jangan langsung memulangkan uang yang sudah dibayarkan. Konfirmasi dulu ke pihak operator melalui layanan bebas pulsa apakah pengiriman yang dilakukan sudah berhasil dilakukan.
  3. Seringkali terjadi keterlambatan laporan. Jadi sebaiknya ketika pulsa sudah dikirim dan dalam waktu lebih dari satu menit tidak juga muncul laporannya, sarankan kepada si pembeli untuk memeriksa pulsa yang ada di ponselnya.
  4. Perhatikan masa aktif kartu yang digunakan untuk transaksi. Jangan sampai hangus atau habis masa berlakunya.

Ambalat

Konflik Ambalat, tampaknya mampu memecah perhatian media di Indonesia yang semula dominan memberitakan Pemilu Presiden 2009. Seperti diketahui, konflik Ambalat yang saat ini mengemuka, seakan mengulang kejadian empat tahun lalu.

Mengapa sengketa itu terjadi? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada para ekonom, mungkin sebagian besar dari mereka akan menjawab bahwa kandungan minyak di blok itu menjadi penyebabnya. Di blok Ambalat, diperkirakan ada kandungan minyak bumi 700 juta sampai 1 miliar barel, serta gas bumi sekitar 40 triliun kaki kubik. Kekayaan alam itulah yang hendak direbut Malaysia dari Indonesia.

Namun jika pertanyaan itu ditujukan kepada para ahli geospasial dan hukum laut, jawabannya akan berbeda. Menurut mereka, konflik itu terjadi akibat belum disepakatinya garis maritim yang ditarik dari garis batas darat antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Kalimantan. Sehingga, kedua negara merasa bahwa blok Ambalat adalah wilayahnya. Sampai sekarang garis batas maritim itu masih diperundingkan.

Berita tentang aksi ”kejar-kejaran” kapal-kapal perang kedua negara di Ambalat, menandakan bahwa perundingan itu sedang macet. Khawatirnya, yang mulanya kapal-kapal perang hanya saling ”kejaran-kejaran”, kemudian berkembang menjadi saling menembakkan peluru. Jika itu terjadi, konflik Ambalat akan menjelma menjadi perang Ambalat.

Meskipun penulis yakin, kecil kemungkinan bahwa hal itu terjadi. Terlalu besar dampak buruk yang harus ditanggung Indonesia dan Malaysia andai mereka memilih untuk berperang ketimbang jalur diplomasi. Dampak buruk akibat perang akan terasa di segala aspek kehidupan kedua negara, tidak terkecuali aspek ekonomi.

Malaysia tentu tidak akan ”mengorbankan” keunggulan ekonominya atas Indonesia yang telah dicapainya saat ini, demi mendapatkan wilayah Ambalat dengan cara berperang. Seperti diketahui, saat ini keadaannya berbanding terbalik dengan kondisi pada era 1970-an sampai 1980-an. Pada masa itu, Indonesia memiliki banyak kelebihan di bidang ekonomi. Namun saat ini perekonomian Indonesia sudah jauh tertinggal dari Malaysia. Paling tidak, hal itu terlihat dari besarnya pendapatan per kapita Malaysia yang sudah hampir empat kali lipat dari Indonesia. Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF) 2008, besarnya gross domestic product (GDP) per kapita Malaysia adalah US$8,141. Sedangkan GDP per kapita Indonesia hanya US$2,246.

Banyak pihak menilai, keunggulan ekonomi Malaysia atas Indonesia menyebabkan kerja sama ekonomi di antara keduanya memberikan peluang yang lebih besar pada Malaysia. Dengan kata lain, jika sampai terjadi perang, Malaysia akan kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari kerja sama ekonominya dengan Indonesia.

Penilaian itu muncul berdasarkan perkembangan neraca perdagangan dan investasi antara kedua negara yang cenderung menguntungkan Malaysia. Keuntungan dari perdagangan dengan Indonesia, sudah mulai dirasakan Malaysia sejak 2007. Neraca perdagangan Indonesia-Malaysia terus mengalami defisit bagi Indonesia sejak 2007.

Berdasarkan data BPS, neraca perdagangan Indonesia-Malaysia 2007 defisit bagi Indonesia senilai US$1,3 miliar. Nilai itu turun sebesar 243,4% dibandingkan dengan 2006 yang surplus US$917,4 juta. Selanjutnya selama periode Januari-Juni 2008, neraca perdagangan Indonesia-Malaysia defisit bagi Indonesia senilai US$1,5 miliar, naik 138,9% dibandingkan periode yang sama 2007 yang senilai US$620,2 juta. Padahal tahun-tahun sebelum 2007, neraca perdagangan Indonesia-Malaysia selalu surplus bagi Indonesia.

Defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap Malaysia, menurut data BPS disebabkan meningkatnya impor minyak dan gas (migas) dari negeri jiran itu. Pada 2006m impor migas Indonesia dari Malaysia ”hanya” US$1,5 juta. Namun pada 2007, impor migas dari Malaysia meningkat hampir tiga kali lipat menjadi US$4,26 juta. Kondisi itu terus berlanjut, sehingga pada semester pertama 2008, impor migas dari Malaysia meningkat 68% menjadi US$2,9 juta dibanding periode yang sama pada 2007.

Tingkat investasi Malaysia di Indonesia juga terus meningkat, dan pada 2007 tercatat senilai US$217,3 juta. Banyak investor Malaysia yang melirik Indonesia karena dinilai memiliki pasar yang luas dan belum tergarap secara optimal. Seperti diketahui, saat ini banyak investor Malaysia yang sudah masuk di berbagai sektor industri Indonesia, seperti Bank Niaga, Bank Lippo, Bumiputra, XL hinga Astro.

Walaupun dalam perkembangannya hubungan kedua negara terlihat lebih menguntungkan Malaysia, bukan berarti Indonesia tidak memperoleh manfaat di bidang ekonomi. Jika sampai berperang dengan Malaysia, Indonesia juga akan menerima dampak buruk dalam bidang ekonomi khususnya ketenagakerjaan. Suka atau tidak suka, Malaysia adalah ”dewa penolong” bagi Indonesia dalam mengatasi salah satu masalah ekonomi terpenting yaitu pengangguran. Hal itu terlihat dari besarnya jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang mencari nafkah di Malaysia.

Menurut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar, saat ini jumlah TKI di Malaysia sekitar 2 juta orang (Kontan, 24/11/2008). Memang, sebagian besar TKI di Malaysia bekerja sebagai tenaga kerja kasar, seperti buruh perkebunan sawit, buruh konstruksi, maupun pembantu rumah tangga. Namun tidak sedikit pula yang mendapatkan tempat yang lebih layak, misalnya di perusahaan perminyakan Petronas. Bisa dikatakan, saat ini Malaysia telah menampung 1,85 % dari total angkatan kerja Indonesia.

Tak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengan perekonomian Indonesia, andai saja konflik Ambalat berujung perang, dan Malaysia memulangkan seluruh TKI. Berdasarkan hal itu, perang tentu bukan pilihan menguntungkan bagi Indonesia.

Kedua negara pasti juga menyadari bahwa perang tidak hanya berdampak buruk pada perekonomian mereka, tetapi juga pada seluruh aspek kehidupan lainnya. Sehingga pilihan terbaik bagi Indonesia dan Malaysia dalam menyelesaikan konflik Ambalat adalah jalur diplomasi. Sebuah pilihan yang lebih cerdas, bijaksana dan beradab.

Konflik Libanon

Dalam bulan-bulan terakhir sekretaris jendral Liga Arab berulang kali berkunjung ke Libanon sebagai penengah. Mungkin Amr Moussa sendiri sudah lupa berapa kali ia berangkat ke Beirut. Upaya mediasinya yang tampak sia-sia selalu mengikuti skema yang sama. Awal kunjungan Amr Moussa selalu sarat harapan dan spekulasi mengenai kompromi yang mungkin dapat tercapai - tapi di akhir lawatannya ia selalu pulang dengan tangan kosong. Ia bagai personifikasi ketidak-berdayaan Liga Arab yang legendaris.

Kunjungan terakhirnya ke Libanon juga berakhir tanpa hasil. Walau pemerintah dan pihak oposisi pada dasarnya sudah menyepakati seorang calon presiden, namun Libanon sudah 15 kali gagal menyelenggarakan pemilu yang ditangguhkan sejak tiga bulan lalu.
Sebenarnya, semua pihak yang terlibat punya agenda yang lebih penting daripada pengangkatan orang nomer satu Libanon, yaitu perebutan kekuasaan. Oposisi yang didukung Suriah dan Iran menuntut hak veto dalam pemerintahan yang masih harus dibentuk. Sementara, kubu pemerintahan yang didukung Amerika Serikat, Arab Saudi dan Prancis menolak mentah-mentah desakan tersebut. Yang diperlukan di sini adalah penyelesaian mendasar konflik kekuatan di Libanon. Namun, solusi seperti ini sulit dicapai karena terbentur sistem politik Libanon.
Landasan sistem politik Libanon adalah gagasan yang luhur, yaitu pembagian kekuasaan secara adil antar kelompok agama di negara itu. Tapi ini memicu terbentuknya klan politik yang berujung pada penempatan kepentingan kelompok di atas kepentingan negara. Sikap saling curiga menyebabkan kelompok-kelompok politik Libanon mencari dukungan luar. Banyak warga Libanon mengeluhkan bahwa negaranya menjadi obyek permainan kepentingan luar negeri tersebut.

Mereka tampaknya lupa bahwa situasi politik saat ini muncul akibat kebijakan para politisi Libanon yang selalu mencari dukungan dari luar untuk memperkuat posisi mereka.

Orang yang menilik keadaan Libanon secara realistis akan melihat satu hal: Bila Libanon menjadi kaki tangan Suriah atau mendukung Iran dalam perang melawan Israel, maka negara itu hanya akan terjerumus tragedi serupa perang tahun 2006 lalu. Tapi Libanon juga tidak akan menemukan stabilitas bila mendekatkan diri pada politik Timur Tengah Amerika Serikat. Libanon harus menemukan jalannya sendiri dan langkah awal dari jalan tersebut adalah sikap netral dalam konflik regional dan sekularisasi sistem politiknya. Selain itu, penguasa Libanon harus menciptakan keadilan sosial bagi sebagian besar warga Syiah yang masih mengalami diskriminasi dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan bahwa situasi ini terwujud sama sia-sianya dengan mengandalkan keberhasilan mediasi Liga Arab. Bahkan, sejumlah politisi Libanon kini seolah tidak tergesa-gesa lagi menuntaskan krisis politik di negaranya. Mereka menunggu dan mengandalkan taktik politik. Dan sikap ini sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Tak satu pun dari sekitar 30 serangan bunuh diri yang terjadi dalam empat tahun terakhir berhasil diusut tuntas. Belakangan jalanan kota-kota Libanon makin sering dihantui aksi kekerasan. Dan situasi ini dapat sewaktu-waktu situasi ini dapat lepas kendali

Solusi Kultur Atasi Konflik Tapal Batas

Seperti sudah kita maklumi bersama telah terjadi pengungsian warga Dusun III Desa Kayu Ara Batu Kecamatan Muara Belida ke Desa Sungai Menang yang diduga akibat diserang oleh warga Desa Pulau Kapal Kecamatan Inderalaya Selatan Ogan Ilir.
Konflik tersebut dipicu oleh masalah tapal batas yang tak kunjung selesai antara Kabupaten Muaraenim dengan Kabupaten Ogan Ilir. Informasinya di lokasi perbatasan (Desa Pulau Kapal) sekarang sudah dijadikan kebun sawit oleh warga desa Kayuara Batu. Belakangan warga Pulau Kapal mengklaim itu masuk desa mereka.

Sengketa tapal batas sebenarnya telah terjadi atau berawal sejak tahun 1983. Tepatnya setelah dikeluarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan No 142/KPTS/III/1983 tanggal 24 Maret 1983. Dengan terbitnya Surat Keputusan terebut pesirah yang mempunyai wilayah marga diberhentikan selaku kepala marga. Pesirah waktu itu mempunyai kewenangan terutama di dalam memberikan izin pembukaan hutan. Masyarakat sebagai kesatuan masyarakat hukum adat sampai sekarang baik secara yuridis, budaya, sosiologis dan antropologis masih merasa terikat satu sama lain dimana tanah merupakan unsur terbentuknya suatu masyarakat adat.

Istilah tanah marga di dalam Undang-undang No 5 Tahun 1960 khususnya di pasal 3 menyebutnya dengan istilah tanah ulayat. Pengakuan hak ulayat secara konstitusional dapat kita bacakan di dalam Pasal 18 B ayat 2 UUd 1945 berbunyi: Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan Prinsip Negara Kesatuan republik Indonesia yang diatur dalam Undang-undang.

Sayangnya apa yang ada di dalam ketentuan peraturan perundang-undangan belum sepenuhnya terealisasi di dalam kehidupan bermasyarakat maupun bernegara. Sebab baik pemerintah kabupaten maupun provinsi belum melakukan pendataan terhadap tanah-tanah marga di Sumatera Selatan, baik yang bermasalah ataupun tidak. Walaupun sebenarnya kewajiban mendata tanah-tanah marga terutama yang bermasalah telah dicanangkan oleh pemerintah pusat sejak tahun 1995 dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Negara Agraria/Ketua Bappenas.

Sinyal tersebut didasarkan karena sering terjadinya konflik-konflik di masyarakat akibat masuknya investor secara besar-besaran dengan membuka perkebunan yang dilakukan. Khususnya pada masa Orde Baru.

Libatkan Tokoh Masyarakat

Solusi penyelesaian sengketa tapal batas antara Kabupaten Muaraenim dengan Kabupaten Ogan Ilir sebenarnya dapat diselesaikan secara kultural atau budaya. Karena awal persoalannya adalah bermula dari kedudukan wilayah marga akibat pemekaran wilayah administratif baik desa, kecamatan maupun kabupaten.

Dulunya wilayah marga berada di satu kabupaten, kecamatan. Sekarang bisa saja sudah masuk kabupaten, kecamatan lain. Karena ini menyangkut masalah hak masyarakat ataupun menyangkut hubungan emosional maka menurut penulis penyelesaiannya adalah dengan cara melibatkan tokoh-tokoh masyarakat adat masing-masing kabupaten duduk bersama bermusyawarah mencari penyelesaian dengan berpedoman pada bukti pendukung keberadaan marga berdasarkan baik bukti fisik maupun dokumen-dokumen lama.

Isu Nasional

Masalah ini tidak dapat diselesaikan dari sisi administratif saja apalagi dilakukan dengan kekerasan ataupun penangkapan. Sebagai informasi bahwa persoalan-persoalan masyarkat adat sudah menjadi isu nasional.

Artinya hampir di seluruh wilayah Indonesia sering terjadi benturan-benturan sosial baik antara sesama masyarakat maupun antara masyarakat dengan pemilik modal. Untuk itu Presiden Republik Indonesia pada tanggal 6 Agustus 2006 mencanangkan pembuatan Undang-undang perlindungan masyarakat adat sebagai realisasi pasal 18 B ayat 2 UUD 1945. Yang drafnya sekarang sedang disusun oleh tim sekretariat nasional perlindungan masyarakat hukum adat dimana penulis duduk di dalamnya.

TUGAS SOFTSKILL (Bagian 2)

Berbisnis Warnet dan Geme Online

Menjalankan bisnis warnet & Game on Line memang sangat menggiurkan pada saat ini, yang harus dipilih pertama kali adalah pemilihan lokasi yang strategis, yg dekat dgn perumahan, dekat dengan sekolahan, kampus dan anak2 nongkrong. Tidak mesti harus dipinggir jalan raya karena sewanya mungkin cukup tinggi,

Perhatikan wilayah sekitar, jika sudah banyak warnet & Game berdiri disitu, sebaiknya anda hindari lokasi tersebut, selain anda bisa mematikan bisnis tsb, anda juga dikhawatirkan tidak bisa berbalik modal. Ada cukup lahan parkir, minimal parkir motor.
Koneksi Internet. Jika anda mendapat tawaran Bandwith yang jauh lebih murah dibawah harga pasaran, anda harus berhati2. Sebab kwalitas Bandwith sangat menentukan baik/tidaknya warnet anda.

Untuk Koneksi internet sarannya sbb:

· Koneksi ADSL, pastikan bandwith anda dapatkan 384Kbps dishare tidak terlalu banyak. (Minimal dijamin tidak dibawah 32Kbps)

· Koneksi Wireless, pastikan ISP anda tidak lebih dari 5KM dari jarak anda, tidak sering interfrensi, dan Minta jalur Lokalnya 512Kbps dan Jalur Internationalnya paling tidak 64Kbps.

· Tidak disarankan menggunakan Jalur CableVision dengan paket personal, kecuali LeasedLine.

· Pastikan anda memakai ISP yang bertanggung jawab dan siap melayani keluhan anda jika terjadi kerusakan (Walaupun kami paham betul, tidak ada satupun ISP yang bisa menjamin lancar 100%)

· Cek terus kwalitas Internet anda dengan cara sbb:
Kecepatan lokal dengan klik www.sijiwae.net/speedtest
Kecepatan International dengan klik www.speakeasy.com/speedtest
Selalu masuk ke C:>ping www.ragnarok.co.id -t
atau masuk ke C:>ping www.yahoo.com -t

Spesifikasi Unit Komputer, Jika anda memilih komputer sebaiknya tanya kepada penjual bahwa komputer yang akan beli sesuai dengan spek yang diperlukan untuk warnet dan game on Line.

Contohnya:
Untuk Game On Line : Minimal Pentium 4/AMD Setara.
Ram 1GB
HDD 160Gb
LCD 17"
Graphic Card 512MB
Sedangkan jika hanya untuk warnet:
Minimal Pentium Celeron/AMD SEMPRON
Ram 512
HDD 80GB
Monitor Layar Datar 17"
Disarankan memakai LCD, karena CRT Mulai ditinggalkan akibat membuat mata lelah.

Ruangan,Selalu dingin, pakai AC yang Hemat Listrik,
Ruangan yang bersih dan nyaman.
Kursi memakai dudukan untuk tangan, dan sandaran bahu yang tinggi (Minimal kursi manager)
Jika warnet usahakan ada ruangan Privasi dengan pembatas (Partisi)